Belajar Bisnis BitCoin Indonesia

10 Jenis Cryptocurrency yang Paling Populer Saat Ini

0
Cryptocurrency Handicapped
Image: DashForceNews.Com

Bagi Anda pengamat teknologi pasti tidak asing lagi dengan istilah cryptocurrency, sebutan untuk mata uang digital yang menggunakan prinsip kriptografi. Namun tahukah Anda jika mata uang digital yang saat ini dinyatakan paling populer di dunia adalah Bitcoin?

Namun selain Bitcoin, terdapat beberapa jenis mata uang digital lainnya yang juga tidak kalah populer karena memiliki total nilai atau market cap yang tinggi. Soal keuntungan dan kemudahan, tentu saja mata uang digital ini memiliki keunggulan serta kekurangannya masing-masing.

Berikut beberapa jenis mata uang digital terpopuler yang perlu untuk Anda ketahui:

  1. Bitcoin

Bitcoin merupakan sebuah mata uang digital rancangan dari anynomous yang menyebut dirinya Satoshi Nakamoto di tahun 2009 lalu. Bitcoin menggunakan algoritma yang diperkirakan dapat menghasilkan 21 juta Bitcoin sampai tahun 2124. Total bitcoin di dunia saat ini sudah mencapai 16,7 juta.

  1. Ripple

Jenis cryptocurrency  berikutnya adalah Ripple yang dikembangkan oleh Ripple Network secara tertutup untuk pembuatan sistem transaksi yang aman, cepat dan mudah. Namun pada tahun 2013 Ripple Network mengubah proyek tersebut di bawah lisensi ISC menjadi proyek open source.

Ripple dibuat dengan algoritma Consensus dimana algoritma tersebut memungkinkan proses transaksi, pengiriman maupun pertukaran uang dengan terdistribusi.

  1. Bitcoin Cash

Pada tahun 2017 sempat muncul anggapan beredar di masyarakat bahwa Bitcoin merupakan mata uang digital yang tidak dapat menangani transaksi dengan jumlah banyak dikarenakan ukuran setiap blok yang secara maksimal hanya satu megabyte.

Hal tersebut yang kemudian memunculkan ide untuk membentuk sebuah cryptocurrency baru yaitu Bitcoin Cash dengan maksimal ukuran blok sebesar delapan megabyte.

  1. Litecoin

Litecoin dibuat oleh Charless Lee yang merupakan mantan pegawai Google. Litecoin bertujuan untuk membuat bitcoin dengan versi yang lebih baik. Kelebihan litecoin dibandingkan dengan bitcoin yaitu bahwa litecoin memiliki durasi yang lebih cepat dalam  menghasilkan blok daripada bitcoin. Litecoin dapat menghasilkan blok dengan 2,5 menit saja, sedangkan bitcoin memiliki waktu durasi yang relatif lebih lama yaitu sekitar 10 menit.

Charles Lee menggunakan algoritma Scrypt dalam pembentukan litecoin yang memungkinkan proses transaksi yang lebih sederhana dan lebih cepat dibandingkan dengan bitcoin yang menggunakan algoritma SHA-256.

  1. EOS

EOS merupakan software yang dibentuk oleh sebuah perusahaan yang berasal dari Cayman Islands yang bernama block.one. EOS dapat membantu Anda untuk membentuk sebuah jaringan blockhain.

Apa itu blockhain? Blockhain merupakan teknologi yang dapat mencatat sebuah transaksi menggunakan teknologi modern yang memiliki kode unik yang tidak dapat diubah dan bermanfaat untuk menjaga privasi Anda. EOS dapat mengatur beberapa CPU agar jaringan blockhain tersebut dapat melakukan jutaan transaksi tiap detiknya.

  1. Cardano

Cardano merupakan sebuah platform yang memperkenalkan “Ada” sebagai mata uang digital jenis baru. Cardano dibuat dengan beberapa lapisan cryptocurrency mulai dari penanganan transaksi di lapisan pertama hingga penanganan smart contract di lapisan berikutnya sehingga Cardano merupakan platform yang dapat dikembangkan lebih luas dan mudah dalam perbaikan.

  1. Stellar

Stellar dibentuk oleh Jeb Mccaleb dan Joyce Kim pada tahun 2014. Perbedaan mendasar antara stellar dengan berbagai cryptocurrency yang lain adalah banyaknya stellar yang secara cuma-cuma diberikan begitu saja.

Jenis mata uang digital ini dibuat dengan algoritma Consensus yang secara otomatis akan menghasilkan koin dan terdapat pemverifikasian dalam setiap transaksinya.

  1. NEO

NEO dibentuk pada tahun 2014 oleh seorang asal Cina bernama Da Hongfei. Pada mulanya NEO diberi nama AntShares sebelum akhirnya pada bulan Juni tahun 2017 berganti namanya menjadi NEO.

NEO adalah sebuah platform cryptocurrency yang dapat Anda pakai untuk membuat sebuah aplikasi yang terdesentralisasi. NEO dapat digunakan di beberapa bahasa pemrograman seperti C++ dan Javascript.

  1. IOTA

IOTA merupakan jenis cryptocurrency yang dibuat pada tahun 2015 oleh empat orang yang bernama Dominik Schiener, Serguei Popov, David Sonstobo, dan Sergey Ivancheglo.

IOTA dibuat dengan tujuan untuk dapat memberikan fasilitas komunikasi dan transaksi perangkat Internet of Things (IoT)

  1. Zcash

Zcash merupakan salah satu jenis cryptocurrency yang menggunakan algoritma Zero Knowledge Proof. Setiap transaksi dan jumlah nilai transaksi tersebut akan terlebih dahulu melalui proses enkripsi sehingga terjamin keamanan dan kerahasiannya.

Algoritma ini memungkinkan Anda untuk membuktikan bahwa Anda mempunyai saldo tanpa harus menyebutkan berapa nilai saldo Anda.

Demikian beberapa jenis cryptocurrency  yang perlu untuk Anda ketahui sebagai penambah wawasan Anda mengenai perkembangan teknologi yang sedang marak saat ini. Selain daftar di atas, masih banyak lagi jenis cryptocurrency yang telah beredar di seluruh dunia mengingat pada bulan November 2017 lalu terdapat lebih dari 1.300 jenis cryptocurrency yang telah tercatat.

Anda dapat mencari informasi mengenai jenis mata uang digital yang lain untuk Anda jadikan referensi. Semoga bermanfaat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.