Bitcoin Split Affect Payment
Image: FeedZai.Com

Bitcoin merupakan mata uang virtual yang memiliki nilai tukar terhadap nilai mata uang lain. Pergerakan harga Bitcoin sebagai mata uang virtual bersifat fluktuasi. Artinya memiliki kondisi yang tidak stabil.

Ketidakstabilan harga Bitcoin inilah yang dimanfaatkan para member Bitcoin sebagai aset trading seperti halnya dengan Forex. Bahkan nilai ketidakstabilan yang terjadi pada Bitcoin jauh lebih sadis jika dibandingkan dengan Forex.=

Bukan merupakan suatu fenomena yang asing jika terjadi dalam waktu kurang dalam satu hari nilai harga bitcoin bisa berubah dari 1000 US dollar per BTC menjadi hanya 10 US dollar per BTC. Yang menjadi pertanyaan adalah faktor apa sajakah yang mampu mempengaruhi naik turunnya harga Bitcoin tersebut. Berikut Penjelasannya:

Faktor-Faktor yang mempengaruhi Harga Bitcoin

Perubahan secara drastis nilai harga Bitcoin dalam waktu yang cukup singkat, dapat membuat Anda merasa terjebak. Apalagi jika Anda berada pada posisi setelah membeli Bitcoin akan tetapi harganya tiba-tiba drop. Sehingga nilai Bitcoin tersebut tidak cukup untuk digunakan membayar barang yang Anda inginkan.

Jika Anda panik, maka kemungkinan Anda akan segera membeli Bitcoin lagi agar mendapatkan nilai yang setara. Padahal Anda dapat memperkirakan harga Bitcoin sebelum Anda melakukan transaksi untuk membelinya.

Berikut Faktor-faktor yang mempengaruhi harga Bitcoin:

1. Volume dan Persebaran Bitcoin

Keberadaan Bitcoin yang masih terbilang cukup baru membuat volume persebarannya masih sedikit jika dibandingkan dengan aset uang Dollar AS atau emas. Jumlah Bitcoin yang beredar hanya mencapai 14 juta saja.

Dasar fluktuasi Bitcoin dipengaruhi oleh supply dan demand di market. Apabila banyak orang yang membeli Bitcoin dengan jumlah yang besar maka harga Bitcoin akan melambung naik. Sebaliknya jika banyak bitcoiners yang menjual Bitcoin maka harga bitcoin dapat turun tajam.

Kondisi peredaran Bitcoin yang belum merata serta volume Bitcoin yang belum banyak, membuat Bitcoin sangat sensitif terhadap tindakan para Bitcoiners. Apabila di kemudian hari terjadi peredaran Bitcoin yang merata dan volumenya banyak, maka volatilitas tersebut akan menurun dengan sendirinya.

2. Spekulasi Trader

Hingga saat ini belum ada salah satu Bank pun yang mengesahkan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah. Bitcoin lebih banyak digunakan sebagai aset trading daripada digunakan sebagai alat tukar menukar ataupun alat pembayaran.

Hal tersebut terjadi karena relevansi Bitcoin yang masih minim di tengah-tengah masyarakat. Penggunaan Bitcoin belum akrab dan tersebar secara merata pada kalangan masyarakat luas. Sehingga hal ini mengakibatkan lebih banyak yang menggunakan Bitcoin sebagai aset trading investasi.

Banyaknya yang menggunakan Bitcoin sebagai aset trader investasi maka hal utama yang menjadi tujuan para trader adalah memperoleh keuntungan dari fluktuasi harga Bitcoin tersebut. Keuntungan didapatkan dari selisih harga beli dan jual yang terjadi.

Tindakan para trader yang sangat cepat merespon terjadinya isu-isu global sangat mempengaruhi volatilitas Bitcoin. Entah banyak yang melakukan jual Bitcoin maupun yang melakukan Beli Bitcoin.

Terkadang isu-isu seperti penolakan Bitcoin pada suatu negara dapat berakibat Buruk terhadap harga Bitcoin. Banyak yang menjual Bitcoin saat terjadi isu semacam itu. Sebaliknya jika tersebar berita tentang merchant besar seperti amazon yang dapat menerima Bitcoin maka akan berdampak positif terhadap Bitcoin.

3. Modus Penipuan yang Melibatkan Bitcoin

Nilai Bitcoin yang cukup tinggi terhadap nilai tukar mata uang lain membuatnya rentan terhadap penipuan. Banyak investor yang tertipu terhadap investor lainnya dengan iming-iming bahwa Bitcoinnya akan mengalami profit secara berkala.

Pada kenyataannya, banyak sekali kasus-kasus penipuan dengan iming-iming seperti itu telah banyak merugikan investor. Anda juga harus waspada terhadap hal-hal yang bersifat demikian. Biasanya pada satu hingga tiga bulan awal perjanjian memang menunjukkan profit yang baik. Akan tetapi pada bulan selanjutnya biasanya tidak ada kabar atau bahkan menghilang.

Uang Anda termasuk Bitcoin yang Anda miliki telah dibawa lari oleh investor yang menipu Anda. Di saat tingkat kepercayaan masyarakat menurun, maka hal ini akan berpengaruh terhadap harga bitcoin. Biasanya harga bitcoin akan turun.

Walaupun terdapat faktor lain yang mampu mempengaruhi pergerakan Bitcoin, akan tetapi ketiga hal di atas bisa dianggap sebagai penyebab utama yang mempengaruhi tingkat pergerakan mata uang Bitcoin.

Kesimpulannya, karena Bitcoin merupakan mata uang yang nilainya sangat sensitif terhadap pemberitaan global dan bersifat fluktuasi, maka sebaiknya jika Anda harus memperhatikan beberapa faktor diatas sebelum Anda melakukan transaksi pada Bitcoin.

Selain itu, Anda juga harus waspada terhadap segala bentuk penipuan yang bisa mengancam Anda kapan saja. Penipuan bisa saja terjadi di saat yang tidak Anda sadari. Bisa jadi penipuan terjadi dari orang terdekat Anda sendiri. Maka berhati-hatilah dalam berbisnis. Terlebih Bisnis Online seperti Bitcoin.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *